Sunday, July 12, 2015

ANAK KECIL DAN PESAWATNYA

Selamat malam tuan… Diluar, seorang anak kecil yang lupa asal-usulnya ingin berjumpa Bolehkah ia masuk kedalam ruangan hatimu Ia tak lagi bertanah air, tuan Sebab kebun-kebun moral telah menjadi siasat atas nama bencana-bencana yang bersusul-susulan. Ia terus menatap langit, tuan Dan jangan katakan kau sudah membalut lukanya Sebab pesawat pertama yang terbuat dari gelang-gelang emas leluhurnya itu, selalu membuat perutnya semakin membusung mengandung murka Ia terus merintih dan siap melahirkan ,tuan Ia hanya ingin mawar putih kesukaan ibunya di serahkan Karena kebun-kebun norma telah hangus sejak tuan duduk disini. Sejak berlakunya jam malam bagi kota itu Sejak senjata-senjata menggertak kota itu Sejak ia tahu, ia lahir dari hasil pemerkosaan itu Selamat malam tuan Diluar, seorang anak kecil yang lupa asal-usulnya ingin berjumpa Bangunlah… Nyalakan lampu ruangan hatimu Sebab rencong telah ditangannya Lintang Sugianto Aceh, maret 2005

No comments: